Tampilkan postingan dengan label koramil07/Bangsri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label koramil07/Bangsri. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Juli 2020

Babinsa Desa Jerukwangi Hadiri Prosesi Pemakaman Warga Dengan Status PDP



Jepara – Babinsa Desa Jerukwangi  07/Bangsri Serma Aris Widianto menghadiri acara pemakaman seorang warga binaannya almarhum “ABS” 58 tahun, yang meninggal dunia dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pelaksanaan pemakaman berlangsung sekitar pukul 23.20 WIB di tempat pemakaman umum (TPU) Baitul Janah yang berada di Dusun Rejo Aman, Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Diantar dengan menggunakan mobil Jenasah RSI Sultan Hadirin, semalam (26/07/2020).

Almarhum yang berusia 58 tahun ini, sebelumnya mengalam sakit diabetes dan dirawat di rumah sakit Sultan Hadirin Jepara. Dari pihak rumah sakit juga sudah melakukan rapid test, dan hasilnya reaktif. Sementara untuk hasil Swab juga hasilnya positif,” ucap Serma Aris saat ditemui di lokasi pemakaman.

Ia juga meminta, agar warga masyarakat tidak menyimpulkan hal-hal dapat meresahkan masyarakat. Karena sekali salah dalam memberikan informasi atau kabar dapat berdampak fatal  bagi masyarakat.

“Yang terpenting bagi kita semua agar setiap individu masing-masing warga menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tegasanya.

Kegiatan pemakaman tersebut dihadiri oleh Kapolsek Bangsri Akp Sarwo Edy, Camat Bangsri Debby Nifardian, S. Sos, kepala puskesmas Bangsri I dr. Ummi, Babinsa Jerukwangi Serma Aris Widianto, Bhabinkamtibmas Bripka Abidin Marseto, Petinggi Jerukwangi H. Kasmono beserta perangkat, keluarga Almarhum dan masyarakat sekitar. (Pendim 0719/Jepara).

Rabu, 10 Juni 2020

Optimalkan Hasil Panen Babinsa Bantu Petani Penyiangan Tanaman padi



Jepara - Babinsa Koramil 07/Bangsri Serma Aris Widianto, membantu petani mencabut Gulma di sela-sela tanaman di lahan persawahan padi milik bapak Supriyanto warga Desa Jerukwangi Kecamatan Bangsri, rabu (10/06/2020).

Gulma adalah salah satu kendala utama dalam memperoleh hasil yang tinggi dalam budidaya padi sawah. Persaingan gulma dengan padi dalam masa pertumbuhan hingga masa pematangan sangat besar sekali pengaruhnya terhadap penurunan hasil panen. Gulma dapat menurunkan hasil panen karena adanya persaingan antara gulma itu sendiri dengan padi, dalam pengambilan unsur hara, air dan cahaya.

Di samping itu, ada beberapa gulma yang dapat dijadikan tanaman inang oleh hama dan penyakit tanaman padi, sehingga kalau kita membiarkan gulma tumbuh tanpa dikendalikan, jelas kerugian akan kita dapatkan termasuk kerugian akibat peledakan hama dan penyakit.
Pengendalian gulma padi sawah, umumnya sudah dilakukan oleh para petani, baik dengan penggunaan tenaga manusia (penyiangan tangan) ataupun cara kimiawi dengan penggunaan herbisida. Cara pengendalian dengan penyiangan tangan, sekarang ini sudah jarang sekali dilakukan karena adanya keterbatasan tenaga penyiang, terlebih-lebih untuk daerah-daerah yang sulit mendapatkan tenaga kerja.

Untuk meningkatkan produksi padi petani, Babinsa Koramil 07/Bangsri Serma Aris, memotivasi dan mengajak para petani di wilayah binaannya untuk lebih rutin dalam merawat dan memelihara tanaman padi, termasuk dalam mengendalikan gulma.

Serma Aris  juga mengatakan, dengan adanya Babinsa turun ke sawah untuk pendampingan petani, maka diharapkan para petani akan lebih bersemangat dalam mengolah lahan pertaniannya sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

Dengan hadirnya Babinsa terjun langsung ke sawah, Supriyanto pemilik lahan tersebut berkata dirinya merasa senang. Karena bantuan dari bapak Babinsa merupakan hal yang sangat bermanfaat dan berharga untuk kami. Tak lupa ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa Koramil 07/Bangsri yang telah bersedia membantu membersihkan gulma di lahan miliknya.

Rabu, 27 Mei 2020

Babinsa Koramil 07/Bangsri Hadiri Pendataan Ulang Penerima BLT Di Desa Cepogo



Jepara - Babinsa Koptu Kurnia, anggota Koramil 07/Bangsri Kodim 0719/Jepara, menghadiri rapat pendataan ulang validasi data Penerima Manfaat BLT Dana Desa Di Desa Cepogo, dengan tujuan untuk masyarakat kurang mampu yang terkena dampak wabah virus corona atau covid 19 sesuai dengan peraturan pemerintah, bertempat di Balai Desa Cepogo Kecamatan Kembang, rabu (27/5/2020).

BLT dana desa diberikan kepada warga miskin atau ekonomi lemah di desa yang belum mendapatkan program bantuan pemerintah, misalnya Program Keluarga Harapan, bantuan Pangan Non Tunai dan kartu prakerja. 

"BLT dana desa ini, diberikan kepada warga kurang mampu sebesar, Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan berturut-turut," tutur  Petinggi Cepogo Bapak H. Sunaryo, S.Ag 

Sementara itu Koptu Kurnia menyatakan, BLT merupakan salah satu program pemerintah dengan sasaran masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah yang terdampak wabah virus corona atau covid19 seperti saat ini.

Pendataan penerima bantuan yang dilakukan oleh perangkat desa, pendamping desa serta ketua RT dan RW se Cepogo yang  melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas.  
   
"Kita berharap melalui pendampingan ini, penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini dapat tepat sasaran atau diterima oleh warga kurang mampu, Sehingga dapat membantu mengatasi kebutuhan hidup sehari-hari dalam situasi dan kondisi di tengah wabah virus Corona atau Covid - 19 ini," pungkas Babinsa.